Cara Beriklan di Google Ads: Mengatur Anggaran dan Belanja Iklan Bulanan

Di zaman yang serba canggih dan digital seperti sekarang ini. Tentu semakin banyaknya kemudahan – kemudahan yang diberikan. Tidak terkecuali mudahnya metode metode atau cara – cara untuk mengiklankan apa saja melalui platfrom digital. Salah satunya adalah Google Ads atau Google Adwords (kita akan menyebutnya Google Ads untuk selanjutnya).

Cara beriklan di Google Ads dinilai sangat memiliki prospek yang tentunya bagus (tidak diragukan lagi) untuk berbagai macam kategori usaha. Mulai dari usaha – usaha kecil, usaha menengah, hingga usaha besar memakai platfrom Google Ads untuk mengiklankan produk mereka.

Google Ads saat inipun juga sangat diminati oleh para pengusaha muda. Dimana dengan beriklan disini akan membangkitkan awareness. Yang dimaksud dengan membangkitkan awareness disini adalah dimana perusahaan atau sebuah usaha yang membuat produk ataupun jasa mereka agar dapat lebih dikenal oleh banyak orang. Tujuannya tentu untuk membukakan pintu penghasilan dan keuntungan mereka.

Tentunya dengan beriklan di Google Ads, kamu perlu melakukan pengaturan biaya dan menetapkan biaya bulanan sehingga tagihan iklan anda tidak membengkak dan tetap teratur sesuai dengan apa yang ada butuhkan.

Berikut kami jelaskan bagaimana mengatur anggaran dan belanja iklan bulanan di Google Ads.

Tetapkan anggaran bulanan

Yang pertama adalah kamu perlu menetapkan berapa anggaran bulanan kamu untuk beriklan menggunakan Google Ads. Kamu dapat menghitung biaya anggaran harian kamu terlebih dahulu dan kemudian dapat kamu akumulasikan selama 1 bulan.

Jumlah anggaran biaya iklan tentu saja sepenuhnya terserah kepada kamu. Kamupun dapat kapan saja mengubah jumlah anggaran tersebut.

Yang perlu kamu tau bahwa pada hari – hari tertentu, biaya tersebut dapat melebihi anggaran sebesar 2kali lipat. Hal tersebut dinamakan “kelebihan tayang”. Dimana kelebihan tayang tersebut dapat membantu iklan kamu mengejar ketinggalan pada saat traffic sedang lambat yang menyebabkan iklan tidak akan mendapatkan banyak eksposur. Kredit untuk kelebihan tayang ikaln kamu akan diterapkan jika iklan yang telah ditampilkan sudah terlalu banyak yang membuat batas ditagihan bulanan kamu terlampaui.

Kamu tidak perlu khawatir karena tagihan kamu tidak akan melebihi batas yang sudah kamu anggarkan selama 1 bulan.

Tampilkan histori atau notifikasi rincian pembayaran dan biaya

Kamu dapat melihat histori rincian iklan kamu pada akun di Google Ads – Penagihan – Histori Transaksi. Kamu dapat melihat mulai dari tagihan-tagihan kamu saat ini hingga detail pembayaran, dan masih banyak yang lainnya.

Melihat biaya-biaya dari laporan

Jika halaman transaksi telah menampilkan biaya yang terakumulasi bulanan disetiap kampanyenya, disini dengan melihat laporan biaya – biaya yang ditagihkan, kamu dapat melihat biaya harian yang kamu keluarkan untuk satu atau bahkan beberapa kampanye dan bahkan untuk seluruh akun kamu.

Pada laporan biaya yang ditagihkan ini, kamu juga dapat dengan leluasa memerikasa biaya – biaya penayangan yang dapat kamu bandingkan dengan biaya yang ditagihkan untuk setiap kampanyenya.

Apa bedanyanya biaya penayangan dan biaya yang ditagih?

  • Biaya-biaya penayangan adalah biaya untuk semua klik dan atau tanyangan yang telah diterima kampanye, sedangkan
  • Biaya-biaya yang ditagih merupakan jumlah biaya yang sebenarnya dan wajib kamu bayar dimana dapat kamu bayar setelah melakukan penyesuaian pada akunmu untuk beberapa item-item . seperti : aktivitas yang tidak valih, kelebihan tayang, dan lain sebagainya.

Cara Beriklan di Google Ads: Mengatur Anggaran dan Belanja Iklan Bulanan

Optimalkan belanja

Kamu dapat mengoptimalkan pembelanjaan kamu dengan beberapa strategi -strategi sehingga kamu akan mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak akan membuang buang anggaran belanja iklan kamu.

Dengan kamu beriklan di Google Ads, kamu juga perlu tahu apa saja keuntungan yang akan kamu dapatkan jika memakai fitur ini. Diantaranya :

  • Dapat memonitor biaya iklan

Kamu dapat memonitor biaya iklan yang kamu keluarkan selama 1 bulannya sehingga kamu tidak akan mengalami pembengkakan biaya untuk budget iklan kamu.

  • Omzet naik

Tentunya dengan menggunakan Google Ads, omzet yang kamu hasilkan akan merangkak naik dengan seiringnya waktu. Maka dari itu banyak pengusaha yang memakai fitur ini untuk beriklan disini. Walaupun Google Ads sendiri tidak menjamin keberhasilannya hingga 100% , namun perlu kamu tahu bahwa Google Ads mendatangkan banyak calon – calon konsumen yang akan melihat produkmu.

Namun tingkat keberhasilannya harus kamu sesuaikan dengan pengelolaan keywords (kata kunci) yang tepat. Jadi kamu harus pintar pintar untuk memilihnya.

  • Target konsumen menjadi tepat sasaran

Google Ads menjadi pilihan yang tepat untuk beriklan karena target konsumen yang ada di google ads selalu tepat sasaran. Namun kamu juga perlu memilih kata kunci yang tepat sehingga calon konsumenmu akan terpetakan dengan sangat baik.

  • Pilihan format iklan tidak monoton

Kamu dapat memilih berbagai jenis format iklan. Mulai dari visual, video, hingga teks. 

Bagaimana Cara Melakukan Brand Building?

Masih banyak marketer pemula yang awam dengan sebutan brand building, dengan berkembangnya zaman yang mempengaruhi pemasaran bisnis hingga saat ini.

Brand building sebetulnya pada era serba digital seperti saat ini dapat membangun awareness suatu brand dengan strategi yang tepat, hal ini terjadi dikarenakan tingkat persaingan antar merek atau brand dagang hingga jasa akan semakin meningkat.

Yang semakin kesini semakin menarik perhatian calon konsumen sehingga jika konten tersebut memang berkualitas baik maka keuntungan besar menanti untuk perusahaan tersebut.

Brand Building merupakan sebuah strategi pemasaran yang sangat penting untuk dapat mewujudkan bisnis dengan akar yang kuat dan memberikan keuntungan tinggi.

Selain itu brand building juga penting untuk perusahaan karena dapat membangun interaksi kepada konsumen supaya menjadi pelanggan setia dengan merek atau brand yang ditawarkan suatu perusahaan.

Secara harfiah brand building adalah proses yang dapat menimbulkan suatu efek kesadaran atau biasa dikenal dengan awareness pada produk atau pelayanan jasa suatu perusahaan.

Hal ini perlu dilakukan karena guna lebih meningkatkan kampanye iklan atau beberapa strategi marketing lainnya. pada dasarnya brand building memiliki tujuan utama untuk mendekatkan konsumen dengan bisa menjelaskan nilai atau value yang bisa ditawarkan oleh perusahaan sehingga konsumen bisa memahami brand tersebut dengan sangat baik.

Jenis Brand Building Untuk Merek Perusahaan

Brand building merupakan suatu hal sangat penting untuk dimiliki setiap bisnis karena brand building ini dapat memberikan dampak secara menyeluruh pada suatu merek perusahaan. dengan memiliki Brand building yang tepat maka citra yang dibuat oleh perusahaan akan semakin meningkat. nah dibawah ini jenis brand building yang perlu Anda ketahui

Nama Merek Dagang

Nama merupakan yang paling utama untuk bisa dipenuhi jika Anda ingin melakukan Brand building, tanpa memiliki nama maka produk yang ditawarkan kepada konsumen menjadi tidak memiliki identitas yang pasti, nama penggunaan nama yang tepat dapat memudahkan untuk dikenali oleh masyarakat lebih luas, hal tersebut akan mempengaruhi awareness masyarakat terhadap produk Anda.

Logo Produk

Penggunaan logo produk untuk pemasaran juga sangat mempengaruhi brand building yang Anda bangun, pastikan menggunakan faktor keunikan dan image yang sesuai dengan produk dan merek dagang, penggunaan nama dan logo yang enak dipandang dan mudah diingat akan membuat strategi brand building semakin berhasil.

Tampilan Visual

Tampilan visual juga mempengaruhi bagaimana strategi brand building akan berhasil, karena tampilan visual ini di aplikasikan pada tampilan kemasan, tampilan warna yang menarik supaya menarik perhatian konsumen.

Kalimat Unik

kalimat unik dalam strategi brand building juga sangat diperlukan supaya konsumen akan mudah mengingat produk Anda, kalimat unik ini bisa menggunakan slogan, tagline, jingle, akronim dan lain lain. penggunaan kalimat unik yang tepat akan memberikan dampak positif tentang pemasaran produk.

Cara Melakukan Brand Building

Seperti yang sudah diberikan penjelasan diatas, brand building merupakan strategi yang sangat mempengaruhi strategi pemasaran, maka dari itu di dalam penerapannya memiliki langkah-langkah yang harus dilakukan untuk bisa memaksimal brand building caranya sebagai berikut

  • Target Audiens

Cara pertama yang juga paling penting adalah menentukan target audiens yang akan diberikan penawaran dengan memperkenalkan brand Anda, menentukan target audiens yang baik harus memiliki unsur usia, jenis kelamin, pekerjaan, kebiasaan dan lain sebagainya.

  • Analisa Kompetitor

Cara kedua untuk melakukan brand building adalah dengan menganalisa atau observasi terhadap strategi yang dilakukan oleh kompetitor atau pesaing bisnis, misalkan produk yang ditawarkan, harga produk yang dijual dan juga cara pendekatan dengan konsumen. akan tetapi analisis dan observasi ini bertujuan bukan untuk plagiat suatu produk dan strategi kompetitor namu untuk memperkuat brand building Anda supaya dapat bersaing secara sehat.

  • Membuat nilai Manfaat Produk

Cara melakukan branding building selanjutnya dengan membuat nilai manfaat dari produk yang ingin dipasarkan, untuk tahap ini Anda bisa memberikan penjelasan kepada konsumen ketika menggunakannya maka konsumen akan merasakan manfaat yang sangat memiliki nilai lebih, selain itu upayakan untuk memberikan penyampaian atau komunikasi yang baik tanpa harus menjelekkan produk kompetitor.

  • Pemasaran Brand

Cara yang terakhir dan menjadi kunci dalam penyusunan strategi pemasaran, semua hasil dari brand building yang sudah Anda lakukan juga harus mengikutsertakan strategi pemasaran. kunci dari berhasilnya strategi pemasaran adalah ketika brand Anda digunakan atau dibicarakan di berbagai tempat. 

Nah itulah bagaimana cara melakukan brand building dan juga penjelasan tentang brand building supaya pebisnis pemula juga paham akan pentingnya brand building namun harus dibarengi dengan strategi pemasaran yang baik ya!

Cara Mengukur Engagement Social Media

Media sosial sekarang ini menjadi platform sangat menjanjikan untuk menghadirkan produk ke khalayak umum. Keterlibatan mudah bagi banyak orang yang senang menghabiskan saat senggang mereka di media sosial. Namun, masalahnya adalah seiring bertambahnya jumlah pengguna media sosial, begitu pula persaingan untuk keterlibatan yang berarti. Oleh karena itu, diperlukan konten yang bisa menarik perhatian masyarakat secara lebih efektif. Karena itu, Anda perlu mempelajari engagement untuk mengukur efektivitas social media yang Anda kelola. Artikel ini memberikan informasi yang Anda butuhkan untuk berpartisipasi di media sosial.  

Penjelasan mengenai Engagement social media

Engagement Rate (ER) merupakan tingkat keterlibatan, interaksi, keintiman, serta pengaruh yang hanya dimiliki oleh audiens Anda dengan merek Anda di social media. Jumlah pengikut dan suka halaman tidak selalu mewakili ER yang tinggi. Poin terpenting adalah jumlah dan frekuensi yang diasosiasikan orang  pada sebuah merek. Jika Anda tahu apa itu ER social media, Anda dapat mencapai manfaat berikut: 

  1. Jalin komunikasi tanpa perantara dengan audiens Anda. Tidak seperti media massa tradisional, media sosial memiliki kemungkinan yang besar untuk audiens Anda berinteraksi secara langsung dengan merek Anda dan audiens lainnya. 
  2. Terima umpan balik untuk meningkatkan strategi komunikasi Anda. Umpan balik memungkinkan Anda mengukur korelasi konten Anda dengan kebutuhan pemirsa dan menggunakan informasi tersebut  dalam rangka untuk memperluas strategi komunikasi bisnis merek Anda. 
  3. Membangun kesadaran merek dan loyalitas merek. ER yang baik meningkatkan merek Anda menjangkau audiens yang lebih besar, meningkatkan kesadaran merek, dan bahkan meningkatkan loyalitas pengguna.

Jenis keterlibatan media sosial 

Ada tiga jenis interaksi yang terkait dengan keterlibatan media sosial. Berikut adalah rangkuman singkat yang dapat memudahkan Anda untuk memahami: 

1. Percakapan Pertama 

Percakapan yang timbul setelah  konten diunggah termasuk  dalam interaksi. Ini biasanya dilakukan di room komentar atau pesan langsung (DM). 

2. Amplifikasi

Engagement juga mencakup berbagi atau mendistribusikan konten lewat Instagram Stories dan media sosial lainnya. reaksi ke 

3. Reaksi

Tanggapan terhadap konten yang diunggah dianggap untuk keterlibatan, baik dalam bentuk suka maupun tanggapan emoji.

Bagaimana Anda mengukur ER? 

Indikator yang umum digunakan untuk mengukur ER termasuk suka, komentar, dan bagikan. Metrik ini dapat bervariasi tergantung pada saluran yang digunakan. Contohnya, dalam mengukur ER Instagram, pertimbangkan metrik Disimpan dan Tambahkan ke Cerita. Berikut ini adalah lima cara atau metode yang dapat kamu gunakan dalam mengukur ER media sosial Anda: 

1. ER Reach (ERR) 

Perhitungan berbasis jangkauan dapat lebih akurat daripada perhitungan berbasis pengikut sebab tidak semua pengikut menonton konten yang diposting di media sosial. Namun, Anda juga dapat menghubungi pengguna selain pengikut yang menonton konten tersebut. Kemudian nomor jangkauan dapat berubah, yang mempengaruhi jumlah ERR pos yang dihitung. Berikut ini merupakan persamaan yang dapat digunakan dalam mengukur ERR. 

ER = Total Keterlibatan Per Posting / Jangkauan Per Posting x100 

2. ER Posting 

Jika jangkauan posting media sosial Anda berfluktuasi, Anda dapat menggunakan perhitungan berbasis posting. Membagi dengan jumlah pengikut akan membuat jumlah ER  lebih stabil. Tapi, untuk postingan viral jangkauan tinggi, perhitungan ini tidak memengaruhi jumlah UGD. Ini karena dalam rumus ini, engagement dibagi dengan jumlah followers, bukan reach. Di bawah ini adalah persamaan yang dapat Anda gunakan untuk mengukur pos ER. 

ER = Total Keterlibatan Postingan / Jumlah Total Pengikut x100 

3. ER Tayangan 

Cara ini berguna untuk kampanye yang perlu dihitung berdasarkan impresi, yaitu seberapa sering atau banyaknya konten yang Anda buat di social media muncul pada layar, tidak dilihat melalui jumlah orang yang melihat atau menonton konten tersebut.. Seperti halnya jangkauan, jumlah tayangan dapat berubah. Di bawah ini adalah rumus yang dapat Anda gunakan untuk mengukur tayangan ER Anda. 

ER = Total Interaksi dengan Postingan / Total Tayangan x100 

 4. ER Harian 

Dengan perhitungan ini, Anda bisa membuat gambaran ER per hari maupun per posting. Namun, metode ini tidak terlalu spesifik karena  sulit untuk membedakan antara satu pengikut yang terlibat berulang kali dan banyak pengikut yang terlibat hanya sekali dalam sehari. Di bawah ini adalah persamaan yang dapat Anda gunakan untuk mengukur  ER harian Anda. 

ER = jumlah total keterlibatan / pengikut per hari x100 

5. ER tampilan 

Penghitungan berbasis penayangan ini cocok saat merek membuat video sebagai media atau konten utama untuk mendorong keterlibatan. Ingatlah bahwa tampilan tidak sama dengan tampilan unik. Dengan kata lain, 1.000 tampilan dapat berasal dari 300 pengguna yang telah melihat berkali-kali, daripada 1.000 pengguna berbeda yang telah melihat satu kali. Rumus yang dapat digunakan dalam mengukur tampilan ER adalah: 

ER = Total Keterlibatan Postingan Video / Total Tampilan Video x100